|
Kamis, 18 September 2008 | 16:34 WIB, sumber: TEMPO Interaktif, Jakarta: 
Hari ini, Esia kembali meluncurkan paket bundling dengan harga terjangkau. Kali ini Esia menggandeng produsen ponsel Korea, LG Mobile, dengan meluncurkan ponsel CDMA berfitur kamera termurah di pasaran saat ini, LG D6100.
Menurut Ridzki Kramadibrata dari Bakrie Telecom, pasar ponsel bundling yang sangat besar membuat Esia terus menggelontorkan produk-produknya. "Dengan harga terjangkau," ujarnya.
Ia meyakinkan saat ini ponsel bundling Esia LG D6100 adalah ponsel CDMA dengan fitur kamera yang harganya termurah di pasar. "Harganya cuma Rp 599.000, ditambah bonus talktime Rp 10 ribu dan gratis menelepon selama satu tahun," ujar Ridzki.
Gratis menelepon satu tahun adalah dalam setiap bulan pengguna akan mendapat gratis telepon selama 100 menit, selama 12 bulan. Syaratnya, pembeli paket ini harus melakukan registrasi dulu dengan mendaftarkan nomer kode ponsel yang tertempel di baterai.
Ponsel Esia Ekspresi ini memiliki fitur kamera VGA dengan 4x digital zoom, layar warna 65 ribu warna, radio FM, phonebook dengan kapasitas 500 entri dan games. Ada juga kalkulator, Stopwatch, Unit converter dan World Clock.
"Kelebihan lain ponsel ini, bisa SMS sampai 462 karakter, tidak semua ponsel CDMA bisa begini. Ada juga tombol shortcut untuk akses radio," ujar Ridzki.
Sementara itu manajer produk LG Mobile Indonesia John Halim mengatakan ponsel ini juga memiliki kapasitas baterai sangat kuat. "1900 mAh sehingga tidak perlu dicharge setiap hari bahkan bisa tahan sampai satu minggu," ujarnya.
Manajer senior untuk sales dan marketing LG Mobile Indonesia Kim Jae Hong menambahkan ia menyambut baik kerjasama yang ketiga kali dengan Esia ini. Pasalnya, ia mengatakan pasar ponsel CDMA LG di Indonesia tidak terlalu besar.
"Penjualan ponsel LG di Indonesia belum terlalu bagus karena kebanyakan ponsel LG yang dijual di sini adalah ponsel high-end. Tapi sekarang kami mulai masuk ke entry level," ujarnya. Pasar ponsel LG yang terbesar sampai saat ini memang masih Amerika Serikat.
Ridzki juga menambahkan ponsel bundling kali ini menyasar segmen berbeda dengan ponsel Esia sebelumnya. Kali ini sasarannya adalah anak muda. "Mereka kan suka kamera, dan wallpaper bisa diganti-ganti," ujarnya. Kartika Candra |